Selasa, 14 Mei 2013

Jangan Menghakimi Orang Lain (?)

Sudah lama aku memikirkan hal ini, namun baru sekarang terpikir olehku untuk menulisnya. Tidak masalah.

Jum'at siang. Aku sedang berjalan menuruni tangga dari lantai dua gedung SMP Al-Irsyad, hendak ke lantai satu. Ketika aku melihat sebuah poster yang kalau tidak salah bertuliskan:

"Jangan menghakimi orang lain, 
               Namun hakimilah diri sendiri secara kritis

-BK SMP Al-Iryad"

Rabu, 27 Maret 2013

Tentang Kita Semua

Minggu lalu, tepatnya hari Sabtu. Dengan perasaan terburu-buru dan sedikit excited aku menggenjot sepeda menuju rumah temanku. Kenapa terburu-buru? Dengan excited pula? Biasa, aku baru saja meng-install game baru di laptop titipan temanku ini. Yang artinya aku akan menghabiskan siang ini dengan bermain bersama temanku ini. Setelah shalat dzuhur tentunya.

Jumat, 01 Maret 2013

Basi

Sore ini rasanya tidak beda jauh dengan sore-sore di hari Jum'at lainnya. Aku keluar dari kamar, berjalan ke arah kulkas, melihat apa saja yang bisa aku makan saat itu. Lalu pandanganku tertuju pada sekotak coklat, yang merupakan oleh-oleh Ibu dari Singapura. Aku buka kotak coklat tersebut, ada tiga atau empat potongan coklat berbentuk Merlion, aku ambil satu potong lalu aku gigit. Setelah gigitan pertama, aku tutup pintu kulkas lalu aku lanjutkan mengunyah coklat di dalam mulutku.

Jumat, 01 Februari 2013

Dua Hal Berlawanan

Malam biasa di bulan Januari. Saat itu aku sedang chatting dengan seorang sahabatku. Bisa dibilang kami, atau setidaknya aku, menikmati perbincangan ringan kami. Minggu-minggu ini aku sedang merasa benar-benar tertekan bukan oleh siapa-siapa namun diriku sendiri. Sehingga percakapan ringan seperti ini bisa benar-benar menghiburku.

Minggu, 27 Januari 2013

Rumah Kontrakan

Malam itu kami baru saja makan malam sepulang salat isya' di masjid. Sebelum beranjak dari meja makan, terbesit dalam benakku ingatan akan bekas rumah kontrakan yang kami huni di awal-awal masa kami pindah dari Jakarta. Sebuah rumah kecil dengan cat hijau, sebidang tanah 1.5 x 1.5 meter yang dipakai sebagai kebun, sumur di sebelah dapur, dan kamar untuk pembantu yang dibuat secara dadakan dan berdinding triplek, semua gambaran dan detail rumah itu masih tersimpan dalam kastil ingatanku.

Sabtu, 26 Januari 2013

Sesirih Kapur (Siapa Diriku dan apa yang Kutulis)

Ya, judulnya memang kebalik. 

Aku hanyalah seorang anak 13 tahun (tahun ini 14) yang tinggal di Purwokerto, sebuah kota di provinsi Jawa Tengah yang tengah berkembang dan agaknya sudah kurang pantas disebut sebagai 'kota kecil'. Aku bersekolah di SMP Al-Irsyad sebagai siswa kelas delapan dan walaupun agaknya kurang penting untuk aku beri tahu, aku menjabat sebagai wakil OSIS di sana.

Aku orang yang hiperaktif alias tidak bisa diam dan tidak jarang ngobrol di sela-sela pelajaran. Namun aku juga tetap menjaga sikap dan mencoba mempertahankan kesan yang